Ungkapan Merdeka dalam arti substansi, tentu anak-anak belum memahami, tetapi ketika diadakan lomba-lomba yang biasa dilakukan oleh masyarakat Indonesia dalam merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sedikit banyak anak-anak memahami “apa itu hari kemerdeka”. Merdeka dari arti Substansi yang sering populer kita dengarkan adalah Hari Proklamasi Kemerdekaan kita pada tanggal 17 Agustus 1945 merupakan puncak perjuangan bangsa ini. Kemerdekaan berarti mendapatkan kebebasan. bebas dari segala bentuk penindasan dan penguasaan bangsa asing, bebas menentukan nasib bangsanya sendiri. Dalam perjalananya, munculah gagasan terbesar dari kemerdekaan kita, yaitu tercermin dengan adanya falsafah Pancasila (pijakan kita dalam berbangsa dan bernegara).
Tentu untuk menyampaikan subsatnsi dari kemerdekaan kepada anak-anak sangatlah susah, yang bisa dilakukan adalah dengan bermain/berlomba dalam meperjuangkan untuk memenangkan pertandingan, agar dalam permainnan tersebut dapat menjadi nomr satu (Juara). Cara seperti ini, cukup mudah, untuk memberi pesan kepada anak-anak, bahwa untuk menjadi sang juara perlu dilakukan dengan pengorbanan, kerja keras dan semangat yang tinggi untuk menang. ini sama halnya pristiwa kemerdekaan RI, betapa mahalnya harga kemerdekaan yang diperjuangkan oleh tokoh-tokoh Bangsa ini. bahasa yang ingin disampaikan kepada anak-anak adalah ketika semangat yang pantang menyerah untuk membebaskan diri dari penjajahan, dan menjaganya sejengkal tanah agar tidak dijajah lagi oleh bangsa asing.
Oleh karena, pada pagi ini, Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) Yayasan Khadijah Muara Bungo, mengadakan kegiatan bermain dalam bentuk lomba-lomba ketangkasan bagi anak-anak RA-KB Khadijah. Tujuan utama dalam kegiatan ini adalah untuk menyampaikan pesan kepada mereka dengan cara mereka atas Peristiwa bersejarah bangsa ini yaitu Hari Kemerdekan Republik Indonesia. Salah satu kegiatan yang diadakan adalah Pertama: Mewarnai gambar yang bertema Simbol-simbol Negara Republik Indonesia, yaitu gambar Burung Garuda dan Bendera Merah Putih. kedua; Lomba Makan Kerupuk; ketiga: Lomba membawa kelereng dengan mengunakan sendok. lomba-lomba tersebut untuk membangkitkan daya Imajinasi, Koqnitif (proses berpikirnya, imajinasi, otak), Efektif (Ranah watak, prilaku dan emosional anak), Psikomotorik (Fisik, keterampilannya dalam bermain, Life Style dalam bermain).
Meskipun dalam Kondisi Covid-19, LPIT Yayasan Khadijah Muara Bungo, tidak mengabaikan protokol kesehatan. Yayasan Khadijah Muara Bungo, sangat mendukung sekali program pemerintah dalam menanggulangi Covid-19. Protol Kesehatan yang dilakukan adalah memberikan Hand Sanitizer kepada anak-anak dalam memulai segala kegiatan, meskipun sudah dibilangkan kepada wali murid untuk mengunakan masker, tapi diabaikan. Tapi Insya Allah Aman, karena kami selalu memonitoring kegiatan orang tua wali.
KAMI ANAK INDONESIA “MERDEKA’
















